DAI Makassar [023]
Berita
Distribusi Beras Berkah

Distribusi Beras Berkah

Alhamdudillah wa syukurillah , Sabtu 28 maret 2020 telah terkumpul beras berkah 1 Ton dan paket sembako sekitar 150  paket, jd untuk bulan ini DAI - PPA LC Makasssar membagikan "Beras Berkah 2,5Ton + sembako" kepada masyarakat yang sangat membutuhkan, pekan sebelumnya 1 ton beras sudah tersalurkan diantaranya di wilayah Gowa dan Takalar. Alhamdulillah masih banyak donatur yang menshadakahkan beras yang sampai skrng masih terus bertahbah. Mohon do'a sahabat-sahabatku  serta seluruh alumni khususnya semoga Tim Sai DAI - PPA LC Makassar diberi kekuatan dan perlindungan  oleh Allah SWT dlm menyalurkan amanah ini dengan situasi mencekam di saat ini akibat virus Corona

Terimakasih kepada seluruh alumni dan donatur yang telah berpartisipasi dalam membantu saudara Kita yang lagi memerlukan. Semoga di balas oleh Allah dengan kebaikan yang banyak, berkah berlimpah, di muliakan dan dibahagiakan dunia akhirat, amiin

Jazakumullaah khairan jazaa'. 

#dutaabulyatamaindonesia#yayasanabulyatamaindonesia #ppainstitute

 








Berita Lainnya
Berbagi Masker dan Handsanitizer gratis untuk para tenaga medis
Berbagi Masker dan Handsanitizer gratis untuk para tenaga medis
Rabu, 25 Maret 2020 16:40 WIB

Alhamdulillah, Jumat 20 Maret 2020 Duta Abulyatama Indonesia (DAI) dan PPALC cabang  Makassar telah melaksanakan Gerakan Jumat Berkah (GJB) dengan membantu mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19), dengan berbagi Masker & Handsanitizer gratis kepada para tenaga medis yang sedang berjuang mengatasi infeksi  Covid-19 Jazakumullah kepada sahabat dan keluarga DAI semua atas do`a dan dukungan yang diberikan baik materi maupun non materi, sehingga kegiatan kita Alhamdulillah berjalan dengan lancar...

Gerakan Jumat Berkah (GJB)
Gerakan Jumat Berkah (GJB)
Rabu, 18 Maret 2020 15:37 WIB

Alhamdulillah. Jumat, 13 Maret 2020 alhamdulillah DAI PPA LC Makassar telah melaksanakan Gerakan Jumat Berkah. Gerakan jumat berkah kali ini ditujukan kepada para dhuafa dan janda miskin. Diantaranya Ambo Lali. Beliau terkena stroke dan mengalami kebutaaan, Istri yg menjaga beliau bekerja sebagai pembersih mesjid. Selanjutnya Bp. Jamaluddin, saat ini sakit dan tidak bisa berjalan, tidak punya pekerjaan dan hanya hidup dari belas kasihan tetangga.